Pohon Kehidupan

www.gbikeluargakudus.com
DEVOTION

Pohon Kehidupan

Bacaan : Kejadian 2 : 9

“Lalu Tuhan Allah menumbuhkan berbagai-bagai pohon dari bumi, yang menarik dan yang baik untuk dimakan buahnya; dan pohon kehidupan di tengah-tengah taman itu, serta pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat.”

Kejadian 2:9 menunjukkan bahwa Allah menumbuhkan berbagai pohon yang indah dan baik untuk dimakan di taman Eden. Di tengah taman itu, Allah menempatkan pohon kehidupan. Hal ini mengajarkan bahwa sejak awal Allah mencipta manusia untuk hidup dalam persekutuan dengan-Nya. Pohon kehidupan bukan sekadar tanaman, tetapi tanda kehadiran Allah yang memberi hidup. Allah tidak mencipta manusia untuk hidup sendirian atau terpisah dari-Nya. Ia mencipta manusia untuk menikmati hidup yang berasal dari Allah sendiri. Pohon kehidupan berada di tengah taman, bukan di pinggir. Ini menegaskan bahwa persekutuan dengan Allah adalah pusat kehidupan manusia. Tanpa Allah, hidup manusia kehilangan arah dan makna. Dalam rencana penebusan, Allah selalu ingin membawa manusia kembali kepada hidup yang sejati. Sejak Kejadian, Allah sudah menunjukkan kasih dan tujuan-Nya. Manusia dipanggil untuk hidup dekat dengan Allah setiap hari. Persekutuan dengan Allah memberi sukacita, damai, dan pengharapan. Pohon kehidupan mengingatkan bahwa sumber hidup bukan berasal dari usaha manusia. Sumber hidup sejati hanya berasal dari Allah. Allah adalah Pribadi yang memberi hidup dan memelihara hidup. Dalam Kristus, rencana Allah tentang pohon kehidupan digenapi. Yesus memberikan hidup kekal bagi umat-Nya. Hidup kekal itu dimulai dari persekutuan dengan Allah sekarang. Allah rindu manusia berjalan bersama-Nya dengan taat dan rendah hati. Setiap hari adalah kesempatan untuk kembali kepada Allah. Allah mengundang kita untuk menikmati hidup yang Ia sediakan. Hidup bersama Allah adalah tujuan utama penciptaan. Pohon kehidupan mengarahkan kita kepada Allah sebagai pusat hidup. Allah mencipta untuk persekutuan yang penuh kasih dengan manusia.

Doa Hari Ini :

“Tuhan Allah, terima kasih karena Engkau mencipta kami untuk hidup dekat dengan-Mu. Ajarlah kami untuk selalu menjadikan Engkau pusat hidup kami. Tolong kami menikmati hidup sejati dalam persekutuan dengan-Mu setiap hari. Terima kasih Tuhan, Amin!”

×

 

Hallo !

Hubungi staf pastori GBI Keluarga Kudus

×